Terbaik news | Cerita Dewasa |

JERNIH DALAM MELIHAT DUNIA

Polisi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 13,6 Miliar ke Singapura

Terbaiknews.com – Penyelundupan 90.765 benih lobster jenis pasir dan mutiara senilai Rp 13,6 miliar digagalkan Kepolisian. Rencananya, lobster akan diselundupkan ke Singapura melalui jalur laut dari Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (7/8/2018).

Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan Warga.

Warga menyebut, akan ada puluhan ribu benih lobster tiba di Batam dari Surabaya melalui Bandara Hang Nadim, dan selanjutnya akan diselundupkan ke Singapura melalui jalur laut.

Baca juga: Ini Sosok yang Berani Bongkar Penyekapan Gadis di Celah Bebatuan Selama 15 Tahun

Dari informasi itulah, tim Krimsus Polda Kepri bersama UPT Stasiun Karantina Ikan Batam mengungkap kasus ini.

“Tidak saja 90.765 benih lobster jenis pasir dan mutiara yang berhasil diselamatkan, kami juga mengamankan tiga tersangka di antaranya Zainul (23), Moh Kufran (34), dan Irfan (20),” kata Didid Widjanardi, Kamis (9/8/2018).

Dalam aksinya, sambung Didid, 90.765 benih lobster dikemas dalam kantong besar dan dimasukkan ke dalam sejumlah koper. AGEN POKER ONLINE

“Untuk pemodal dan yang menerima di Singapura, sampai saat ini masih dalam pemeriksaan, yang jelas ketiganya ini merupakan warga Surabaya yang perannya sebagai kurir,” ungkap Didid.

Dari pengakuan ketiganya, benih lobster ini terlebih dahulu disimpan di salah satu penangkaran yang ada di daerah Tiban, Sekupang, Batam. Kemudian dikirim ke Singapura.

Baca juga: Kepergok Berbuat Mesum di Kamar Mandi, 2 Perawat Rumah Sakit Dipecat

“Namun alamat lengkapnya, ketiganya juga tidak tahu persis. Sebab ketiganya diamankan saat berada di taksi dan hendak menuju ke daerah Tiban,” ujar Didid. Dari ketiga tersangka ini, sambung Didid, ada yang sudah 6 kali menyelundupkan lobster.

Semuanya lolos hingga tiba di Singapura. “Namun berapa jumlahnya saat itu, pelaku juga tidak tahu, karena mereka hanya sebagai kurir dan tugasnya membawa lobster tersebut hingga tiba di Singapura,” jelas Didid.  DOMINO KIU KIU

Untuk sekali jalan, ketiganya mendapat upah Rp 1,5 juta  hingga Rp 1,8 juta. “Yang masih baru diberi upah Rp 1,5 juta, sedangkan yang sudah lama diberikan upah Rp 1,8 juta,” katanya. Untuk kerugian, Didid mengaku ditaksir Rp 13,6 miliar.

Hal ini jika dikalkulasikan satu benih lobster dihargai Rp 150.000. “Atas perbuatan ini ketiganya dijerat pasal 88 junto pasal 16 ayat 1 UU RI Nomor 44 Tahun 2009 tentang perubahan atas UUD RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan junto pasal 55 KUHP, junto pasal 2 peraturan Menteri dan perikanan nomor 56 tahun 2016 larangan penangkapan, pengeluaran lobster dari wilayah Indonesia dengan pidana penjara 6 tahun dan denda Rp 1,5 miliar,” tutup Didid.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBAIKNEWS.com © 2018 Frontier Theme