ADOB Buat Petisi Tolak Polemik Transportasi Online di Kota Batam

TERBAIKNEWS.COM | Aliansi Driver Online ( ADOB) yang terdiri dari beberapa komunitas di kota Batam membuat petisi online terkait polemik transportasi online.

Hal ini terungkap setelah Petisi Online tersebut telah beredar di beberapa media sosial dan grup-grup WhatsApp. Jum’at (5/5/2023).

Seperti diketahui, polemik transportasi online di Batam diketahui masih terus saja terjadi. Baik Pengguna maupun operator transportasi online di Batam kerap bersitegang dengan transportasi konvensional.

Tidak hanya di pusat perbelanjaan di Kota Batam, saling silang pendapat antara taksi online dengan taksi konvensional juga terjadi pada sejumlah lokasi.

Sebut saja di Bandara Hang Nadim Batam, Pelabuhan Telaga Punggur serta fasilitas publik lainnya. Kepada Media Erick Ramos Fifolian menjelaskan tujuan adanya petisi ini.

“Petisi online kami buat untuk melihat dukungan publik terhadap layanan transportasi online berbasis aplikasi ( Roda Dua dan Roda Empat ) yang ada di Kota Batam,” ucap juru bicara Aliansi Driver Online Batam, Erick Ramos Fifolian dalam keterangan yang diterima media pada Jum’at (5/5/2023).

Ia menjelaskan, sesuai dengan UU no 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, terdapat sejumlah hak bagi konsumen.

Sejumlah hak tersebut menurutnya tercantum pada Pasal 4 undang-undang tersebut.

“Di antaranya hak untuk mendapat kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan atau jasa,” ujarnya.

Petisi online tersebut menurutnya juga dibuat agar ada perhatian serius dari pemerintah terhadap konflik berkepanjangan antara pihak transportasi online dengan pihak taksi konvensional.

Apalagi polemik mengenai transportasi online di Batam dengan transportasi konvensional sudah terjadi lebih dari enam tahun.

“Kami sangat berharap agar pemerintah memberi perhatian. Negara harus hadir agar konflik yang berkepanjangan ini bisa ada titik temunya. Konsumen taksi online dapat dengan aman dan nyaman menggunakan jasa transportasi online tanpa gangguan dari taksi pangkalan atau pun oknum-oknum yang melakukan intimidasi dan persekusi seperti yang selama ini terjadi di lapangan,” jelas Erick.

Erick juga menjelaskan bahwa semua driver online baik roda dua maupun roda empat yang tergabung di dalam Aliansi Driver Online Batam sudah menyepakati hasil keputusan bersama ini.

Tuliskan Komentar Anda di Sini