TERBAIKNEWS.com | Aplikator Maxim Kantor Cabang yang berada di Ruko Botania 2 (dua) Batam Center diduga tidak membayar pajak reklame/iklan berjalan.
Hal ini terungkap. saat sejumlah tim media datang ke kantor Maxim Cabang Batam pada Selasa sore (10/10/2023) sekira pukul 16.00 WIB.
Tito selaku Manager Cabang Maxim Batam saat diwawancarai mengatakan bahwa selama beroperasi iklan berjalan tersebut, memang kami tidak melakukan pembayaran pajak yang menjadi tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam.
“Dinas DISPENDA pernah menyurati kami namun sekarang belum ada respon dari Maxim Kota Batam,” ucap Tito.
Diperkirakan, jika diakumulasikan berdasarkan sesuai dengan Perda Nomor 29 Tahun 2021 Pasal 17 tentang Reklame Bukan Bilboat, maka hitungannya Rp. 10 Ribu/Hari/Reklame. Jika dihitung dengan jumlah Unit Mobil Driver, sekira 300 Unit x 10 Ribu x 365 Hari (12 Bulan/1 Tahun) = Rp. 1.095.000.000 (Satu Miliar Sembilan Puluh Lima Juta Rupiah).
Sehingga patut diduga bahwa Maxim Kota Batam tidak taat terhadap kewajibannya dengan tidak membayar pajak berupa iklan berjalan yang diselenggarakan/di tempel di setiap Unit Mitra Mobil Driver Maxim.
Komentar